Senja dengan setia menemani kita berabad abad. Menjadi latar belakang layar untuk terkembangnya cerita tentang oranye pagi. Pagi yang birunya penuh harapan dan membias pada putih untuk kemenangan, lalu meleburkan diri bersama kita untuk menikmati senja sore ini..
Saat oranye pagi, berulang kali kamu ucapkan akan memeluku sampai saatnya nibiru menabrakan diri ke bumi, merubah kita menjadi puing puing bagian semesta.
Lalu dengan teratur berabad kemudian menjadikan aku dan kamu sebagai Mars dan Venus yang selalu berevolusi beriringan.
Lalu dengan teratur bermiliar abad kemudian kita saling menatap hingga kilau cahaya saling menyeruak dari poros jasad ini. Dengan sempurna membuktikan kita adalah kejora..
